Satgas PPKPT UAD Terima Kunjungan Tim Peneliti BRIN untuk Penguatan Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual

Tim peneliti BRIN melakukan kunjungan ke Satgas PPKPT Universitas Ahmad Dahlan dalam rangka penelitian pengembangan model Early Warning System berbasis CHRRI.
Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan dari tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional pada Rabu, 8 Juli 2026 bertempat di Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan dalam rangka pelaksanaan penelitian tentang pengembangan sistem deteksi dini risiko dan pencegahan kekerasan seksual di perguruan tinggi.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Permohonan Dukungan Penelitian Nomor B-15506/III.7.6/TK.02.01/5/2026 tanggal 25 Mei 2026 yang ditujukan kepada Ketua Satgas PPKPT UAD. Penelitian tersebut dilaksanakan oleh Pusat Riset Pendidikan BRIN dengan judul: “Pengembangan Model Early Warning System Deteksi Risiko dan Pencegahan Kekerasan Seksual berbasis Campus Harassment Reporting Readiness Index (CHRRI) di Perguruan Tinggi Indonesia.”
Mendukung Penguatan Sistem Pencegahan
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model Early Warning System (EWS) berbasis Campus Harassment Reporting Readiness Index (CHRRI) sebagai instrumen untuk mendeteksi risiko, memetakan kesiapan sistem pelaporan, serta memperkuat upaya pencegahan kekerasan seksual di perguruan tinggi.
Secara khusus, penelitian ini memiliki tiga tujuan utama:
- Mengembangkan model Early Warning System berbasis CHRRI untuk mendeteksi risiko dan mendukung pencegahan kekerasan seksual di perguruan tinggi.
- Memetakan indeks kesiapan perguruan tinggi dalam sistem pelaporan, deteksi risiko, dan pencegahan kekerasan seksual.
- Menyusun rekomendasi penguatan sistem pencegahan, pelaporan, dan penanganan kekerasan seksual berbasis data serta kebutuhan institusi perguruan tinggi.
UAD Menjadi Lokasi Uji Coba Skala Luas
Universitas Ahmad Dahlan menjadi salah satu lokasi uji coba skala luas dalam penelitian ini, bersama dengan beberapa perguruan tinggi lain di wilayah Indonesia Barat, Tengah, dan Timur. Pengumpulan data di lingkungan UAD dijadwalkan berlangsung pada 6–10 Juli 2026.
Dalam pelaksanaannya, penelitian ini melibatkan partisipasi sivitas akademika UAD yang terdiri atas:
- 120 mahasiswa
- 20 dosen
- 10 tenaga kependidikan
Partisipasi tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai tingkat kesiapan institusi dalam sistem pelaporan, deteksi risiko, dan pencegahan kekerasan seksual.
Kolaborasi Riset untuk Kampus Aman
Satgas PPKPT UAD menyambut baik kunjungan dan kolaborasi penelitian ini sebagai bagian dari upaya bersama untuk memperkuat tata kelola kampus yang aman, inklusif, dan responsif terhadap isu kekerasan seksual. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan preventif yang lebih terukur dan berbasis data.
Selain menghasilkan instrumen baku CHRRI, penelitian ini juga menargetkan pengembangan prototipe web-based Early Warning System, artikel ilmiah, hak kekayaan intelektual (HKI), dataset penelitian, serta policy brief pencegahan kekerasan seksual di perguruan tinggi.
Melalui kolaborasi dengan BRIN, Satgas PPKPT UAD menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan sistem pencegahan dan penanganan kekerasan seksual, serta mendorong terciptanya lingkungan akademik yang aman dan bermartabat bagi seluruh sivitas akademika.


